Barcelona dan Real Madrid Sama-sama Sumbang Rekor Spanyol Tadi Malam


 Barcelona serta Real Madrid saling memberi sumbangan rekor pada tim nasional Spanyol waktu mereka menang 4-0 atas Ukraina pada pertandingan ke-2 Group A4 UEFA Nations League semalam. Rekor apa?

Tips Menguatkan Leher Ayam

La Roja menang dengan 4 gol tanpa ada balas atas tamunya Ukraina pada kelanjutan UEFA Nations League, Senin (7/9) dini hari, dengan 2 gol dari kapten Real Madrid Sergio Ramos serta 1 gol oleh wonderkid Barcelona Ansu Fati. 1 gol bekasnya oleh pemain Manchester City Ferran Torres.


Manager tim nasional Spanyol Luis Enrique merombak besar dari tim yang tidak berhasil menang atas Jerman pada pertandingan pertama group, 3 hari yang lalu. Ada enam pemain ditukar serta dua debutan starting XI La Roja yang di turunkan semalam: Ansu Fati serta Sergio Reguilon.


Tampilnya Ansu Fati pecahkan rekor sebab dia jadi pembuat gol termuda dalam riwayat timnas Spanyol, dengan umurnya 17 tahun serta 311 hari. Rekor pembuat gol termuda La Roja awalnya digenggam oleh Juan Errazquin, tetapi Anda ketahui tidak itu insiden di tahun berapakah? Tahun 1925, alias 95 tahun lalu! Errazquin cetak gol ke gawang Swiss pada umur 18 tahun serta 344 hari.


Sebelumnya, Ansu Fati juga jadi debutan termuda La Roja waktu turun untuk pemain cadangan pada pertandingan menantang Jerman 3 hari yang lalu, pada pertandingan pertama UEFA Nations League musim 2020/2021, yang berakhir 1-1.


Tetapi tidak cuma pembuat pencetak gol termuda Spanyol, Ansu Fati jadi pembuat gol termuda di UEFA Nations League, di Liga Champions musim ini serta di tempat Liga Spanyol. Bila Anda lihat proses berlangsungnya gol wonderkid Barcelona itu, Anda akan tahu jika waktu depannya benar-benar menjanjikan.


Tidak cuma itu sebetulnya sebab pemain dari Guinea-Bissau yang geser ke Spanyol bersama-sama orang tuanya waktu umurnya lima tahun itu melepas minimal tiga gempuran beresiko selama set pertama. Dua berbentuk sepakan meliuk yang meleset ke bagian kiri tiang gawang Ukraina serta satu berbentuk sepakan salto, yang sayangnya tidak berhasil beralih menghasilkan gol.


Kecuali anak ajaib Barcelona itu, kapten Real Madrid serta sekaligus juga kapten tim nasional Spanyol Sergio Ramos tidak ingin kalah. Dengan dua golnya semalam dia telah menyejajari legenda Alfredo di Stefano dengan jumlah 23 gol selama riwayat buat La Roja. Jangan lupakan jika bek tengah itu telah mengukir 10 gol dalam 15 laga terakhir kalinya untuk Spanyol.



Popular posts from this blog

Earth’s vital signs ailing

Behavioral economists have revolutionized the standard view of human nature.

Mistakes or altruism?